Pencaker OAP Adukan Masalah Kuota CPNS Manokwari Selatan Ke MRP Papua Barat

Oleh Redaksi

17 June 2022 15:12 1317 VIew

''Ketua Tim Pansus CPNS MRP Papua Barat, Kelly Duwiri saat menerima aspirasi Para Pencaker CPNS Manokwari Selatan di Kantor MRP Papua Barat, Jumat (17/6/2022) ''

Manokwari, arfaknews -- Pencari Kerja Orang Asli Papua minta Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari Selatan umumkan 116 Formasi Tambahan kuota CPNS Kabupaten Manokwari Selatan. 

Hal itu disampaikan oleh Ketua Pencaker Manokwari Selatan, Maikel Inden saat menyampaikan aspirasi kepada Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat, di Kantor MRP Papua Barat, Jumat (17/6/2022). 

Maikel menerangkan pada Tahun 2018, Pemerintah membuka formasi Calon Pegawai Negeri Sipil baik di Kementerian maupun di tingkat Pemda se Indonesia. 

Manokwari Selatan sendiri mendapat kuota sebesar 845 Kuota CPNS yang diumumkan hasilnya pada tahun 2021 lalu. Setelah diumumkan terjadi demo sehingga ada penambahan 116 kuota lagi. 

Di tahan yang sama, pada tanggal 8 November 2021 Gubernur Papua Barat, Bapak Drs. Dominggus Mandacan bersama Bupati dan Walikota se Papua Barat melakukan pertemuan dengan Menpan RB di Jakarta. 

Hasil pertemuan, ditambahkan 116 Kuota Afirmasi lagi kepada Kabupaten/kota termasuk kepada Pemda Manokwari Selatan. Namun hingga sampai saat ini, 116 kuota tambahan pertama belum diumumkan maupun kuota tambahan affirmasi kedua juga belum diumumkan. 

Padahal, kata Inden sebanyak 116 Kuota Pertama sudah diumumkan oleh Kabupaten/Kota lainnya di Papua Barat, sementara Kabupaten Manokwari Selatan belum diumumkan. 

Sedangkan 116 Kuota tambahan dalam afirmasi kedua sama sekali belum diumumkan oleh Pemda Mansel, padahal dalam waktu dekat Pemerintah akan membuka lagi Formasi CPNS 2021 yang akan dibuka pada Tahun 2022 ini. 

Karena itu, ketua Tim Pencaker meminta Bupati Kabupaten Manokwari Selatan untuk mengumumkan 116 CPNS tambahan pertama dan umumkan 116 Kuota CPNS afirmasi tambahan kedua. 

Mewakili Para Pencaker CPNS Orang Asli Papua di Kabupaten  Manokwari Selatan minta Bapak PJ Gubernur Papua Barat, Bapak Waterpauw untuk memerintahkan Pak Bupati Manokwari Selatan segera mengumumkan hasil CPNS kuota Tambahan yang hangga kini belum sempat diumumkan,"harapnya. 

Dia membeberkan alasan penolakan yang dilakukan oleh Para Pencaker OAP di Kabupaten Manokwari Selatan terhadap kuota CPNS tahun 2018 kemarin. 

Kami lihat, hasil CPNS yang diumumkan oleh pemkab Manokwari Selatan tidak adil. Setahu kami 80 persen OAP dan 20 persen non OAP namun yang terjadi terbalik, 50 persen OAP dan 50 Persen Non OAP terutama anak - anak asli Manokwari Selatan. 

Karena itu kami demo dan tolak hasil CPNS yang kami nilai tidak adil. Atas penolakan itu, pemerintah tambahkan 116 kuota kepada Kabupaten/Kota di Papua Barat. 

116 kuota tambahan itu sudah diumumkan oleh Kabupaten/Kota yang lain, sementara Manokwari Selatan nama - namanya sudah diinput mau namun belum sempat diumumkan hingga saat ini. 

Selain kuota tersebut, ada tambahan lagi 116 kuota afirmasi khusus untuk anak - anak asli Papua yang belum diakomodir oleh Pemda hingga saat ini. Karena itu kami harapkan Pemda segera umumkan sebelum dilakukan tes CPNS tahun 2022.

Selain itu, Ketua Pencaker Manokwari Selatan Maikel Inden juga meminta agar dalam Kuota CPNS tahun 2022 sebanyak 564 kuota agar tidak dibuka penerimaan reguler secara umum melainkan memberikan prioritas kepada para Honorer yang telah mengabdi di daerah,"harap dia. 


Berita Terkait