Pesparawi XIII di Yogyakarta Resmi Dibuka, Gubernur Waterpauw: Bernyanyilah Bagi Kemuliaan Tuhan

Oleh Redaksi

21 June 2022 21:09 275 VIew

''Pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIII di Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (20/6/2022) malam. ''

 

Yogjakarta, arfaknews- Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIII dengan DIY sebagai tuan rumah resmi dibuka, Senin (20/6/2022) malam. 

Pelataran Candi Prambanan disulap megah untuk menyambut sekitar 8.144 peserta dari 34 provinsi seluruh Indonesia yang memeriahkan perayaan tersebut.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X membuka gelaran tahunan tersebut secara langsung. Hadir pula Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi yang turut membuka, meski acara sempat mundur hampir satu setengah jam.

Di hadapan ribuan kontingen, Sultan menyampaikan ucapan selamat datang di wilayah DIY dengan semangat sukacita. Sultan berharap, semangat Sawiji, Greget, Sengguh Ora Mingkuh yang diinisiasi founding father Yogyakarta, Sri Sultan HB I.

“Sawiji dapat dimaknai sebagai  konsentrasi atau penjiwaan total tanpa menjadi tak sadarkan diri, Greget semangat atau dinamika batin tanpa menjadi kasar, Sengguh penuh percaya diri namun tetap low profile, tanpa menjadi sombong, Ora Mingkuh pantang mundur dengan tetap menjaga disiplin diri dan tanggungjawab. Bisa dikatakan bahwa falsafah ini mewakili totalitas sikap manusia dalam hidupnya, baik dalam hubungan dengan sesamanya maupun dengan Tuhan Yang Maha Kuasa Cipta,” ungkap Sultan.

Ilustrasi tersebut, diharapkan Sultan bisa menemani kehadiran para peserta sekaligus memancarkan energi positif, dalam bingkai sportivitas saling mengapresiasi, dalam membangun peradaban bangsa dan negara dengan indahnya warna-warni toleransi.
Sultan berharap agar para peserta bisa lebih  mengenal nilai budaya dan kearifan lokal Yogyakarta.

“Semogalah pula, para peserta masih sempat menghirup suasana Yogyakarta dengan serba kesahajaannya, di tengah-tengah senyum ramah masyarakat, khasanah wisata, dan budaya yang melingkupinya. Selamat berlomba untuk seluruh peserta,” tandas Sultan.

Menteri Agama  dalam sambutannya mengatakan, Pesparawi Nasional ke 13 bermakna sebagai  sarana untuk meningkatkan wawasan keimanan umat kristiani kepada Tuhan.

Dikatakakan, tantangan perkembangan masyarakat globalisasi bukanlah sesuatu yang mudah karena telah terjadi pergeseran iman seseorang. "Nilai-nilai keberagaman harus dalam sentuhan bagi jati diri bangsa, saling menghormati dan menghargai sesama sebagai manusia pancasilais,"ujarnya.

"Pesparawi berikan sumbangsih besar bagi sesama umat dan sebagai moderasi umat dalam kehidupan persaudaraan," terangnya.

Sementara itu Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen (Purn) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si  saat menghadiri ibadah bersama kontingen Pesparawi XIII Papua Barat di salah satu hotel di Yogyakarta pada Minggu (19/06/2022) malam, mengatakan seluruh peserta merupakan duta rohani yang terpilih untuk mewakili Provinsi Papua Barat ditingkat nasional.

“Saudara-saudari sekalian yang saya sayangi, kalian adalah orang-orang terpilih sebagai duta-duta rohani dalam berbagai kategori seni yang akan dipertandingkan di tingkat nasional pada ajang Pesparawi XIII Yogyakarta tahun ini,” kata Gubernur Waterpauw.

Gubernur meminta seluruh peserta Pesparawi untuk menjaga kesehatan agar bisa memberikan penampilan terbaik guna meraih hasil maksimal dalam Pesparawi ke-13 ini.

“Pesan saya kepada seluruh peserta untuk menjaga kondisi badan agar tetap sehat dan memiliki stamina yang prima. Ini sangat penting, karena bila kondisi tubuh menurun apalagi sampai sakit, tentu kalian tidak akan dapat bernyanyi dengan baik dan optimal,” pesannya.

“Kita adalah sebagai Juara bertahan. Jadi saya harapkan agar seluruh peserta wajib menanamkan mental juara yang membaja. Harumkan nama daerah kalian dengan prestasi kalian yang terbaik,” sambungnya.

Disamping menjaga kesehatan dan mental, gubernur juga mengingatkan seluruh peserta untuk menyanyi dengan baik untuk kemulian Tuhan.

“ Namun diatas semuanya itu bernyanyilah untuk kemuliaan Tuhan. Hanya Tuhanlah yang kita agungkan dalam pelaksanaan event ini. Untuk itu Jagalah sportivitas dan kegigihan dengan penuh rasa tanggung jawab sebagai umat Tuhan,” tutupnya.


Berita Terkait