Bupati Waran Dinilai Tidak Tepati Janji Politik Terkait Pemekaran 8 Kampung Persiapan Di Ransiki Mansel

Oleh Redaksi

26 June 2022 19:12 1117 VIew

''Sejumlah Tokoh Masyarakat di Distrik Ransiki Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat saat ditemui media ini, Minggu (26/6/2022) ''

Manokwari, arfaknews- Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan diminta mekarkan 8 Kampung di Distrik Ransiki Kabupaten Manokwari Selatan Papua Barat. 

Hal itu disampaikan oleh Tokoh Masyarakat, Thomas Manam saat ditemui media ini, Minggu (26/6/2022). Manam mengungkap usulan pemekaran kampung di Kampung Sabri Ransiki telah lama perjuangkan oleh masyarakat. 

"Kami sudah tunggu lama sekali. Dari dulu sampai sekarang Bupati tinggal janji terus tapi sampai sekarang belum mekar 8 Kampung persiapan di Ransiki,"kata tokoh masyarakat, Thomas Manam. 

Dia menerangkan sejak periode pertama Kepemimpinan Bupati Markus Waran dan Wakil Bupati Wempi Rengkung hingga periode kedua pun usulan tersebut belum direalisasi. 

"Kami telah diberikan mandat untuk membentuk 8 Kampung persiapan di Distrik Ransiki Kampung Sabri namun hingga kini tak ada satupun yang mekar. Bupati hanya janji - janji saja, tidak tepati,"ujarnya.

Manam berharap sebelum Bupati Markus Waran dan Wempi Rengkung turun dari Jabatan pada 2024 nanti diharapkan pemekaran Kampung di 6 Distrik Se Manokwari Selatan terutama 8 Kampung persiapan pemekaran di Kampung Sabri Ransiki harus terealisasi. 

"Pemakaran 8 Kampung Persiapan di Kampung (Desa) Sabri Distrik Ransiki Manokwari Selatan ini Janji Politik Bupati Waran. Waktu dia Kampanya, dia janji kepada masyarakat untuk mekarkan kampung namun sampai sekarang dia belum bikin (Pemekaran), jangan sampai masyarakat anggap Bupati hanya janji - janji saja tapi tidak pernah tepati,"paparnya.

Selanjutnya, tokoh masyarakat di Kabupaten Manokwari Selatan ini juga meminta PJ Gubernur Papua Barat, untuk segera menindaklanjuti usulan 8 Kampung Persiapan Pemekaran di Distrik Ransiki Manokwari Selatan Papua Barat. 

Kami, masyarakat harap Gubernur Papua Barat, Bapak Komjen (Purn) Waterpauw tolong perjuangkan aspirasi masyarakat. Kami harap Bapak Jendral tolong mekarkan 8 Kampung di Kampung Sabri Distrik Ransiki Manokwari Selatan menjadi Kampung (Desa) definitif,"harap Manam. 

Senada, Selfianus Mandacan Mantan Kepala Kampung Sabri Distrik Ransiki Kabupaten Manokwari Selatan mengungkap usulan pemekaran dari Kampung Sabri sudah diperjuangkan oleh masyarakat sejak 2016 lalu.

 "Waktu itu, saya bersama - sama masyarakat kami sudah usulkan agar Kampung Sabri dimekarkan menjadi 8 Kampung karena jumlah penduduk sangat banyak dan daerah yang cukup luas. Jumlah Penduduk Kampung Sabri sebanyak 1000 lebih dengan jumlah kepala Keluarga diatas 700 KK,"ungkapnya. 

Atas dasar jumlah penduduk dan Wilayah, Kampung Sabri bakal dimekarkan menjadi 8 Kampung persiapan Pemekaran. Diantaranya Kampung Persiapan Besyan,  Ambondij, Nggemdij, Mujir, Surei, Awak, Kwegnyu, dan Kampung Persiapan Wandao.

Masyarakat tanya, apa masalahnya sehingga sampai saat ini aspirasi terkait pemekaran Kampung Sabri belum terealisasi. Padahal dengan jumlah penduduk yang sangat padat membuat Pemerintah Kampung sendiri kewalahan untuk tangani masyarakat. Disisi lain tata kelola Dana Desa dan Dana Kampung terbatas, kadang terjadi kesalahpahaman diantaranya masyarakat.

Masyarakat harap Bupati Manokwari Selatan mekarkan 8 Kampung tersebut sehingga memudahkan pelayanan pemerintah kampung dalam melayani kesejahteraan masyarakat.

Dia mengharapkan Bupati menggelar pertemuan dengan masyarakat sehingga dapat menjelaskan secara langsung kendalanya sehingga tidak menjustifikasi adanya unsur kesengajaan untuk kepentingan politik tertentu. 

"Kami harap Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan bisa memfasilitasi masyarakat untuk pertemuan sehingga masyarakat bisa tahu kendalanya apa dan masalahnya dimana. Jangan sampai masyarakat beranggapan kita pemerintah hanya tipu - tipu mereka,"bebernya. 

Lebih lanjut, Selfinus  meminta Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan dan Pemprov Papua Barat untuk mekarkan kampung - kampung Persiapan di Manokwari Selatan.  

Saya mewakili 57 Kepala Kampung dari 6 Distrik di Manokwari Selatan berharap sebelum serah terima Jabatan Kepala Kampung Baru (terpilih) 2022, Bupati Manokwari Selatan sudah SK kan Kampung - kampung persiapan menjadi kampung definitif. Kami juga berharap Bapak PJ Gubernur Papua Barat bantu masyarakat sehingga aspirasi pemekaran Kampung di Manokwari Selatan bisa terealisasi di tahun ini,"tukasnya.

Tambahan informasi, Pemilihan Kepala Kampung Serentak di 57 Kampung se Manokwari Selatan akan dilaksanakan pada 6-  7 Juli 2022.


Berita Terkait