Daud Indouw Dukung PJ Gubernur Papua Barat Dan Plt. Kadis PU Terkait Rencana Pelebaran Jalan Esau Sesa

Oleh Redaksi

15 July 2022 11:12 979 VIew

''Tokoh Masyarakat, Daud Indouw dan Plt. Kadis PU Papua Barat, Yohanis Momot, ST., M.T''

Manokwari, arfaknews - Tokoh masyarakat di Manokwari Daud Indouw mendukung  Penjabat Gubernur Papua Barat melakukan Pelebaran Jalan Drs. Esau Sesa hingga Maruni. 

Saya apresiasi dan mendukung Kebijakan Bapak PJ Gubernur Papua Barat dan Bapak Plt. Kepala Dinas PU yang berkomitmen mendorong pelebaran Jalan Drs. Esau Sesa. Sebagai tokoh masyarakat yang tinggal di daerah Wosi, kami mendukung langkah yang diambil Bapak Plt. Kadis PU"kata Daud Indouw kepada Media ini, Jumat (15/7/2022). 

Indouw mengungkap rencana pelebaran Jalan Esau Sesa hingga Maruni telah dipasang patok pelebaran jalan pada 13 Februari 2019 lalu oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, Kepala Balai PUPR, turut hadir Kapolda, Pangdam XVIII Kasuari, Kejati, hingga Wakil Bupati Edy Budoyo dan beberapa Pejabat Teras Pemprov Papua Barat. Saya juga hadir sebagai tokoh masyarakat,"ujar Daud. 

Daud menerangkan Patok Rencana Pelebaran Jalan Esau Sesa telah dipasang oleh Bapak Gubernur Dominggus Mandacan bersama Forkopimda Papua Barat yang dimulai dari Lampu Merah Sinar Suri hingga Maruni. Rencana pelebaran akan dibangun dengan APBD Provinsi dan APBN sementara Ganti rugi lahan akan dishering antara Pemda Manokwari dan Pemprov namun hingga kini belum terealisasi karena diperhadapkan dengan Pandemi Covid 19.

"Kami mendukung dan kami apresiasi jika Rencana tersebut mau difollow up kembali oleh Bapak PJ Gubernur Papua Barat dan Bapak Plt. Kadis PUPR Papua Barat untuk dikerjakan,"imbuhnya.

Jalan Esau Sesa hingga Maruni adalah ruas jalan Kota Manokwari sebagai jalur utama yang menghubungkan beberapa Perkantoran Bupati Manokwari, Perkantoran Gubernur Papua Barat, Perkantoran Kodam XVIII Kasuari, Mapolda Papua Barat.  Ruas jalan tersebut juga sebagai Jalur Trans Papua Barat yang menghubungkan Kabupaten Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, dan Pegunungan Arfak dan Sorong Raya. Jalur ini sangat ramai dan padat hingga mengakibatkan kemacetan pada pagi hari maupun petang. 

Daud menyarankan Plt. PUPR Papua Barat untuk menangani ruas jalan yang kerap kali mengalami kemacetan.  "Saya harap Bapak Plt. PU Papua Barat untuk rencanakan jalur yang macet dulu, minimal dari Sinar Suri hingga Arfai,"saran dia. 

Selanjutnya, Daud menyarankan kepada Bupati Manokwari untuk mengambil langkah, mengalokasikan anggaran untuk memulai rencana pembangunan (Pelebaran) jalur Esau Sesa. 

Kami harap Pemda Manokwari sudah mulai rencanakan ganti rugi lahan dan pelebaran. Jangan tunggu lagi, tapi sudah mulai mengambil langkah, walaupun hanya 1 km, sehingga ada langkah memulai. Kami harap jalur Esau Sesa diprioritaskan. Jangan Pemda rencanakan pembangunan jalan baru lagi di kawasan yang belum padat transportasi sementara Kawasan padat seperti Esau Sesa ini dibiarkan.

"Saya harap sudah ada aksi nyata dari Pemda Manokwari, jangan cuma buat - buat wacana di media saja tetapi bagaimana sudah bisa realisasikan. Minimal APBD induk 2023 sudah ada progres pekerjaan pelebaran jalan Esau Sesa sehingga bisa dimanfaatkan, dirasakan oleh masyarakat," sambungnya.

"Kami masyarakat berharap tahun 2023 baik Pemda Provinsi maupun Pemda Manokwari sudah ada progres pekerjaan sehingga mengurangi kemacetan lalu lintas di jalur Esau Sesa hingga Arfai," tukas dia.

Sebelumnya, Plt. Kepala Dinas PUPR Papua Barat Yohanis Momot,ST., MT mengatakan pelebaran jalan dan pembangunan infrastruktur di Kota Manokwari adalah salah prioritas yang akan dilakukan PJ Gubernur untuk menata Wajah Kota Manokwari menjadi Icon Ibu Kota Provinsi Papua Barat. 

Saya ada satu PR besar dari Bapak PJ Gubernur saat melantik kami. Saya ditugaskan untuk merubah Wajah Kabupaten Manokwari, khususnya Kota Manokwari sebagai Wajah Ibu Kota Provinsi Papua Barat. 

Saat ini ada berbagai masalah infrastruktur di Kota Manokwari. Tugas tersebut kata dia, adalah tanggung jawab bersama Pemda Pemprov untuk merubah Wajah kota Manokwari yang terkesan kumuh menjadi kota yang maju dan berkembang. 

Saya akan datangkan teman - teman dari Bappenas dan Kementerian PUPR. Bagaimana kita cari solusi untuk pembangunan infrastruktur di Kota Manokwari. 

Salah satu PR yang akan dikerjakannya dalam masa transisi 2 tahun ini, sambung dia adalah membangun pelebaran jalan dari Sinar Suri hingga Aston, dan membangun wajah Kota Manokwari dan taman Kota, serta pelebaran ruas - ruas jalan yang macet. 

Rencana tersebut baru bisa dianggarkan maksimal dalam APBD Induk 2023. Penganggarannya nanti tahun depan. Tahun ini (2022) belum dianggarkan tapi nanti saya coba dorong di perubahan APBD dan Induk tahun 2023 terutama terkait pelebaran jalan," tukasnya. 


Berita Terkait