Kapolda Papua Barat Ungkap Modus Dan Sikat 26 Truk Dan Hilux Penyeleweng Solar Bersubsidi Di Manokwari

Oleh Redaksi

23 July 2022 00:09 2638 VIew

''26 Kendaraan yang diamankan Polda Papua Barat atas kegiatan penyelewengan BBM Bersubsidi pada 2 SPBU di Manokwari''

Manokwari, arfaknews -  Kapolda Papua Barat tidak beri ampun kepada para penyelewengan BBM bersubsidi yang melakukan pengisian berulang oleh mobil pelangsir atau Hilux dan  truk dengan tangki yang sudah dimodifikasi, atau untuk kegiatan industri.

Ketegasan Kapolda Papua Barat,Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A sebagai respon atas praktik penyelewengan atau penyalahgunaan BBM bersubsidi khusus Solar oleh sejumlah kendaraan truk maupun Mobil Hilux di Manokwari.

Dalam Operasi Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) yang dilakukan oleh Polda Papua Barat selama seminggu [pekan ini] berhasil mengamankan 26 Kendaraan yang digunakan untuk mengisi BBM bersubsidi jenis Solar di SPBU Jalan Baru dan SPBU Sowi Ampat Manokwari.

Mereka menggunakan kendaraan baik Truk maupun mobil tanpa plat nomor polisi, nomor polisi palsu dengan tangki modifikasi berulang kali mengantre secara selang seling di SPBU sebagai modus untuk mengelabui petugas. Dari Operasi Pam Obvit sejak tanggal 14 hingga 20 Juli 2022,  Polda Papua Barat berhasil mengamankan 14 unit kendaraan truk dan Hilux  di SPBU Jalan Baru dan 12 unit Kendaraan di SPBU Sowi Ampat. 

Kini 26 unit kendaraan sedang bertengger di halaman Mapolda Papua Barat untuk dilakukan penyelidikan lanjutan terhadap aktor utama dari praktik Penyelewengan Solar bersubsidi di Manokwari, Papua Barat .

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A mengatakan operasi tersebut dilakukan untuk memberantas praktik - praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi di Manokwari.

Sebagai orang baru di Manokwari, saya mendapat banyak keluhan dan laporan masyarakat terkait penyalahgunaan BBM bersubsidi. Saya mengecek dan melihat sendiri antrean yang begitu panjang di SPBU untuk mendapat solar bersubsidi. 

"Saya perintahkan Ditreskrimsus untuk melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut dan berhasil mengungkap praktik - praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi dengan mengamankan 26 Kendaraan,"Kata Kapolda Papua Barat saat jumpa Pers di Mapolda Papua Barat, Jumat (23/7/2022).

Praktik ini, kata Kapolda sangat merugikan negara, pasalnya BBM yang seharunya disubsidikan kepada masyarakat ekonomi lemah disalahgunakan untuk kepentingan orang - orang yang berupaya mendapatkan keuntungan dari BBM bersubsidi.

Operasi ini tidak akan sampai disini, akan dilakukan di semua SPBU termasuk di 13 Kabupaten/Kota di Papua Barat agar BBM bersubsidi tidak dimanfaatkan kegiatan industri, atau mencari keuntungan tetapi benar - benar disalurkan kepada masyarakat," kata Kapolda Papua Barat.

Dari data yang sementara, para penyelengwang menggunakan BBM bersubsidi untuk kegiatan proyek, untuk industri, atau dijual kembali dan sebagainya. Ini yang akan kita dalami. Siapapun dia, akan kita usut," tegas Kapolda lagi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua Barat, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu,S.Sos.,SIK., M.Krim., menambahkan aparat masih mendalami aktor - aktor di balik penyelewengan Solar bersubsidi di Manokwari.

Saat ini kita masih mendalami penyelewengan BBM bersubsidi tersebut untuk mengungkap aktor utama di Manokwari. Aparat juga mendalami apakah ada keterlibatan SPBU termasuk mendalami indikasi penyelewengan BBM bersubsidi untuk kegiatan tambang ilegal di Manokwari dan Pegaf.

Para penyelengweng diduga melanggar pasal 55  Undang-undang 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi junto pasal 40 ayat 9 Undang-undang nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja.


Berita Terkait