Parjal Dan Tokoh Adat Nilai Pernyataan Advokat Terkait Anggaran KONI Papua Barat Bisa Picu Kontra Versi Berujung Konflik

Oleh Redaksi

23 July 2022 19:11 992 VIew

''Panglima Parlemen Jalanan Papua Barat, Ronal Mambieuw dan Tokoh Adat di Manokwari, Petrus Makbon ''

Manokwari, arfaknews - Panglima Parlemen Jalanan memberikan tanggapan atas kontra versi dan saling serang opini terkait anggaran KONI Papua Barat dalam persiapan dan pelaksanaan PON XX di Provinsi Papua pada Oktober 2021 lalu.

Parjal menilai pernyataan salah satu advokat di Manokwari bisa memicu kontra versi publik bahkan berpotensi konflik di masyarakat.

"Kami menilai pernyataan Kaka Advokat Yan Ch. Warinusssy di publik terkait anggaran KONI kini memicu kontra versi publik yang berlebihan terhadap pengurus KONI Papua Barat.  Pernyataan yang diulang - ulang di media masa terkesan menyudutkan pengurus KONI Papua Barat periode 2017 - 2021 dan berpotensi bisa memicu konflik di masyarakat, apalagi ditengah situasi Politik saat ini,"kata Ronald Mambieuw,  Sabtu (23/7/2022).

Ronald menambahkan pernyataan salah satu advokat senior yang dilakukan secara berulang - ulang media masa tersebut sangat tidak elok sebab secara prosedural harus dilakukan advokasi ke inspektorat dan BPK guna mendapat verifikasi informasi dua arah yang berimbang. Namun jika informasi tidak berimbang akan sangat berdampak terhadap nama baik pengurus KONI Papua Barat, terutama nama baik dari ketua Umum KONI, Bapak Dominggus Mandacan dan ketua Harian KONI Papua Barat, bapak Daud Indouw.

Jika misalnya pernyataan tersebut karena didorong oleh masalah SK pengurus KONI maka jangan dicampur adukan dengan masalah anggaran KONI, pasalnya masalah SK KONI dan Anggaran merupakan dua masalah yang berbeda dan memiliki pertanggungjawaban yang berbeda pula.

Ronald menuturkan berdasarkan informasi yang dipaparkan oleh (mantan)  ketua Harian KONI Papua Barat bahwa anggaran KONI Papua Barat tahun 2021 telah diaudit oleh BPK dan Inspektorat.

Disisi lain, pelaksanaan PON XX telah terlaksana dengan baik, bahkan tak ada keluhan dari atlit, official dan Pelatih. Terus bagian mana yang mau dipersoalkan,"ujarnya.

Kami minta berita tersebut harus diklarifikasi  sehingga tidak memicu persepsi publik yang berlebihan terhadap nama baik dari Ketua Umum KONI Papua Barat, Bapak Dominggus Mandacan dan Ketua Harian, Bapak Daud Indouw.

Sebab jika tidak terbukti  bersalah maka atas alasan nama baik mereka bisa mengambil sikap baik langkah hukum maupun langkah adat untuk memulihkan nama baik di publik.

Senada, Kepala Suku Biak Mnukwar, Petrus Makbon menambahkan Advokat Yan Ch. Warinusssy memiliki hubungan kerja dan hubungan kekerabatan dengan Ketua Umum dan ketua Harian KONI Papua Barat.

Sebagai tokoh adat di Manokwari, saya menilai Ade Warinusssy miliki hubungan kerja dan hubungan kekerabatan dengan pengurus KONI Papua Barat, baik Pak Ketua Umum dan Ketua Harian KONI Papua Barat.

"Saya pikir Ade Warinusssy dan Pak Ketua Umum KONI Papua Barat, Bapak Dominggus Mandacan memiliki hubungan kerja dan hubungan emosional. Jadi dalam masalah begini, ada kordinasi dua arah sehingga tidak terkesan memojokkan satu pihak,"kata Makbon

Saya harap kordinasi dan komunikasi verifikasi informasi harus dilakukan sehingga tidak menciptakan provokasi publik yang berlebihan. Saya harap Ade Warinusssy bisa klarifikasi informasi tersebut sehingga tidak menciptakan  provokasi publik yang berlebihan.

Pasalnya, sesama anak adat mesti saling mengedepankan komunikasi dan kordinasi agar tidak menciptakan kontra versi yang berlebihan yang berujung konflik atau dibawa ke masalah adat. Karena itu kami harap ada klarifikasi atau semacam permintaan maaf sehingga tidak menciptakan kontra versi publik terhadap nama baik bapa ketua umum dan ketua harian KONI Papua Barat,"pungkasnya.


Berita Terkait