Polisi Segera Tetapkan Tersangka Korupsi Dana Desa TA. 2018 Senilai 500 juta di Manokwari

Oleh Redaksi

25 July 2022 14:09 592 VIew

''Kanit Tipidkor Polres Manokwari Ipda Hardianto, M, S.H''

Manokwari, arfaknews - Tipidkor Polres Manokwari dalam waktu dekat segera menetapkan status tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran dana desa disalah satu kampung yang berada di Kabupaten Manokwari pada TA. 2018.

Kasat Reskrim Polres Manokwari IPTU Arifal Utama, STK, SIK, SH, MH, melalui Kanit Tipidkor Ipda Hardianto, M, S.H menuturkan, dugaan tindak pidana korupsi di salah satu kampung di Kabupaten Manokwari dalam proses tahap penyidikan dan perkembangan hasil audit kerugian negara sudah ada di tangan penyidik, untuk itu tim Penyidik segera menindaklanjuti dengan proses selanjutnya dengan menetapkan status tersangka dalam perkara tersebut.

"Dalam waktu dekat  kita akan melakukan gelar perkara penetapan tersangka dan pemanggilan kepada para pihak yang bertanggung jawab atas penyalahgunaan dalam pengelolaan anggaran kampung tersebut yang mana oknum penyelenggara kampung  secara bersama sama memperkaya diri sendiri maupun orang lain turut serta dan turut membantu  melakukan penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan anggaran dana desa yang di peruntukan bagi peningkatan Insfratruktur dan kesejahteraan di bidang pendidikan di desa / kampung tersebut, tuturnya, Senin (25/7/2022).

Ia menjelaskan berdasarkan hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara dari Tim Auditor BPKP perwakilan Provinsi Papua Barat yang di terima langsung Kapolres Manokwari melalui Kasat Reskrim IPTU Arifal Utama, STK., SIK., SH., MH yang mana hasil kerugian keuangan negara sebesar Rp.533.987,004,43

Dan khusus perkara penyalahgunaan dalam pengelolaan Anggaran Dana Desa di Kabupaten Manokwari, kami Tipidkor Polres Manokwari tidak akan main-main, dan akan bertindak tegas.

Pihaknya juga akan mengusut berbagai informasi penyalahgunaan pengelolaan Dana Desa yang tersebar di sekitar 164 kampung yang berada di wilayah kabupaten Manokwari sampai tuntas.

kepada pihak - pihak penyelenggara Desa / Kampung yang mencoba memainkan anggaran Dana Desa untuk kepentingan pribadi sehingga merugikan negara dan masyarakat kami akan proses hukum.

Sementara Kanit Tipidkor Polres Manokwari Ipda Hardianto, M, S.H menyampaikan jumlah tersangka perkara dugaan korupsi terkait Dana Desa lebih dari satu orang, siapa orangnya dan perannya apa tunggu hasilnya,” katanya.

Kami mengingatkan dan menghimbau kepada seluruh penyelenggara kampung agar lebih ketat dan mengawasi setiap tahapan pengelolaan dana desa yang telah di salurkan oleh Pemerintah untuk menunjang Kesejahteraan masyarakat di desa/kampung.

Kami juga mengingatkan jangan coba coba bermain dengan anggaran Dana Desa/ Kampung yang tidak sesuai dengan peruntukan. Kami terus akan mencari informasi apabila praktek praktek tersebut masih terjadi, maka kami akan melakukan tindakan tegas dan melakukan proses hukum terhadap oknum-oknum Penyelenggara kampung tersebut yang terbukti korupsi.


Berita Terkait