MRP Minta Masyarakat Dukung Semua Anak Asli Papua Terpilih Jadi PJ Walikota Sorong, Bupati Sorong dan Maybrat

Oleh Redaksi

19 August 2022 13:12 689 VIew

''Ketua MRP Papua Barat, Maxsi Nelson Ahoren,SE''

Manokwari, arfaknews - Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) akan mengumumkan nama - nama penjabat Walikota Kota Sorong, Bupati Kabupaten Sorong dan Kabupaten Maybrat yang akan diumumkan pada Jumat 19 Agustus 2022.

Ketua Majelis Rakyat Papua Barat, Maxsi Nelson Ahoren, SE meminta seluruh elemen masyarakat yang berada di Kabupaten Sorong, Kota Sorong dan Kabupaten Maybrat untuk menjaga daerah tetap aman dan kondusif pasca penetapan Bupati Sorong, Walikota Sorong dan Kabupaten Maybrat.

"Saya minta masyarakat di Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Kabupaten Maybrat dan masyarakat Papua Barat  untuk tetap tenang, jaga kondusifitas masyarakat yang aman dan damai. Siapapun yang terpilih, wajib didukung, asalkan anak asli Papua,"kata Ketua MRP Papua Barat, Maxsi Nelson Ahoren,SE kepada Media ini, Jumat (19/8/2022).

Maxsi menyebut semua tahapan telah dilakukan, mulai dari penyampaian aspirasi, pengusulan aspirasi baik oleh masyarakat, elemen masyarakat, DPRD Kabupaten/Kota, Pemerintah Provinsi hingga Majelis Rakyat Papua. MRP sendiri juga sudah usulkan, pertama anak - anak asli daerah setempat dan kedua anak - anak asli Papua yang layak sesuai jenjang kepangkatan dan golongan.

"Pemerintah telah menerima semua  usulan kita. Pemerintah akan menilai sendiri siapa Aparatur Sipil Negara yang layak, memenuhinya kriteria fit and propertest yang akan ditugaskan sebagai Penjabat Walikota Sorong, Bupati Sorong dan Bupati Maybrat,"terangnya.

Siapapun, lanjut Maxsi anak asli Papua  yang terpilih wajib diterima oleh semua pihak, sebab pemerintah telah berikan kita (masyarakat) waktu dan ruang untuk mengusulkan, kecuali kita (masyarakat)  tidak diberikan ruang itu.

Keputusan yang layak dan pantas ditugaskan sebagai Penjabat Bupati dan Wali Koto Sorong adalah kewenangan Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri untuk menunjuk siapa pegawainya, ASN yang layak.

Kita harapkan yang terpilih adalah anak - anak asi Papua semua. anak - anak asli setempat dan anak asli Papua yang layak, yang memenuhi kriteria dan syarat. Jadi siapapun yang terpilih, asalkan anak asli Papua, wajib didukung,"tegasnya.

Ditambahkan, para Penjabat tersebut akan bertugas selama 2 tahun di Kabupaten Sorong, Kota Sorong  dan Kabupaten Maybrat.

Keinginan anak asli Papua yang harus duduk sebagai PJ Wali Kota dan Kabupaten Sorong dan Maybrat karena PJ tersebut akan menjabat selama  kurung waktu 2 tahun hingga pemilu pada tahun 2024.

Apakah nanti akan dievaluasi untuk dipilih yang baru, nanti kita lihat mekanisme dan aturan yang ada. Saya harap kita tetap tenang, jaga daerah tetap kondusif dan mendukung keputusan pemerintah yang ada,"tandasnya.

Sebelumnya, Pemerintah telah memberikan kesempatan kepada Masyarakat, elemen masyarakat melalui DPRD dan Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk mengusulkan nama - nama calon Penjabat Walikota Sorong, Bupati Sorong dan Bupati Maybrat yang akan berakhir masa jabatan pada 22 Agustus 2022.


Berita Terkait