Pemprov Papua Barat Bagi 4500 Ekor Ayam, dan Pakan Ayam Kepada Peternak Papua di Manokwari Raya dan Sorong Raya

Oleh Redaksi

20 August 2022 01:12 373 VIew

''Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat, Lasarus Ullo,SP.M..Si''

Manokwari - Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Kebijakan Penjabat Gubernur Papua Barat telah menyerahkan 4500 ekor Ayam termasuk Pakan Ayam serta alat - alat peternakan ayam kepada masyarakat di Sorong Raya dan Manokwari Raya.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat, Lasarus Ullo, SP.,M.Si kepada Media ini, Rabu (17/8/2022) Pekan kemarin. Ullo menerangkan sesuai arahan PJ Gubernur Papua Barat agar pemerintah meningkatkan gizi masyarakat melalui penambahan nutrisi hewani sebagai bentuk dukungan untuk mencegah gizi buruk dan stunting kepada ibu hamil dan Ibu menyusui.

"Alasan program peternakan ayam guna menjawab masalah kekurangan gizi ibu hamil yang berdampak terhadap tinggihnya kasus stunting sehingga pemerintah menjawab masalah tersebut," katanya.

Di samping itu, dukungan pengembangan peternakan ayam sebagai strategi untuk memperkuat Pangan lokal di Provinsi Papua Barat dan memberdayakan masyarakat terutama para peternak orang asli Papua untuk mengembangkan peternakan ayam.

"Mulai dari kemarin sampai sekarang ini dari ketersediaan sekarang membagi bantuan, menghibahkan bantuan kepada kita punya OAP per satu Kepala Keluarga mendapat seng 16 lembar, pakan ayam 10 karung, terus disertai dengan kawat, paku dan tempat makan dan tempat minuman ternak serta 100 ekor Ayam,"kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat.

Dia merincikan bantuan tersebut diberikan kepada para peternak di Sorong Raya dan Manokwari Raya sebanyak 4500 ekor. "Di Sorong Raya, kita bagikan 1.500 ekor dan Manokwari Raya 3.000 ekor untuk Tahun ini. Per kepala keluarga diberikan 100 ekor,"rincinya.

"Saat ini proses pendistribusian ayam ke kabupaten teluk Wondama, Manokwari, Manokwari Selatan, Pegaf dan Teluk Bintuni, sudah drop sekaligus dengan bahan pelengkapnya yakni pakan ayam, seng, paku dan lain-lain itu untuk buat kandang langsung masukan ayam,"ujarnya.

"Sorong Raya meliputi kabupaten Sorong, raja Ampat, Sorong Selatan, Maybrat dan tambrauw juga dalam proses,"imbuhnya.


Sedangkan, Kabupaten Kaimana dan Fakfak, Kata Ullo akan diakomodir pada tahun 2023.
"Kabupaten Kaimana dan kabupaten Fakfak Tahun ini kita belum beri bantuan karena kita berangkat dari dana yang ada. Kita sudah rencanakan untuk tahun depan akan diberikan. Kita minta pimpinan OPD di Kabupaten Kaimana dan Fakfak laporkan data terkait jumlah penerima Program peternakan ayam sehingga memudahkan dinas Ketahanan Pangan untuk distribusi bantuan,"jelasnya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat ini meminta masyarakat memanfaatkan potensi yang ada untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

Kami harap masyarakat OAP ini jangan jadi penonton tetapi kita harus jadi tuan di negeri sendiri. Memaknai menjadi tuan di Negari sendiri itu bukan semua harus jadi bupati, Gubernur dan DPR tetapi bagaimana bisa memanfaatkan potensi yang ada untuk mengembangkan perekonomian kita sehingga kita tidak datangkan dari luar lagi tetapi kita yang menjual keluar.

Jangan sampai saudara - saudara kita yang trans, yang menguasai sistem ekonomi dengan memasarkan sayuran buahan serta usaha peternakan, sementara OAP hanya jadi penonton dan pembeli, padahal kita punya potensi yang bisa dikelola untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Karena itu, saya harap melalui bantuan ini kalau boleh tahun depan jangan kita datangkan bibit ayam dari Jawa lagj tapi kita beli bibit dari kalian OAP baru kita distribusikan buat saudara-saudara yang akan menerima di tahun depan,"harapnya.

 

 


Berita Terkait