DPC Peradi Dan STIH Manokwari Gelar PKPA Kaderkan 18 Peserta Calon Advokat Muda Di Papua Barat

Oleh Redaksi

23 August 2022 10:12 501 VIew

''Foto bersama pembukaan PKPA di STIH Manokwari, Senin (22/8/2022)''

Manokwari, arfaknews -  Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) DPC Manokwari bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari Gelar Pendidikan Profesi Advokat kepada 18  Calon Advokat Muda di Manokwari Provinsi Papua Barat yang akan digelar sejak 2022 hingga 30 Agustus 2022.

Korwil Dewan Pimpinan Nasional Peradi Papua Barat, Emilianus Jimmy Ell, SH.,MH mengatakan DPC Peradi Manokwari bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari telah menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat di Manokwari.

"Saat ini merupakan kali kedua, Peradi dan STIH gelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) di Manokwari. PKPA adalah pendidikan khusus kepada Calon Advokat sebagai prasyarat untuk mengikuti ujian Advokat. Seseorang tidak bisa menjadi advokat tanpa mengikuti pendidikan khusus Profesi Advokat ini,"kata Advokat Jimmy Ell, Korwil DPN Peradi Papua Barat.

Dia memaparkan dalam PKPA ini para peserta akan diberikan pendidikan tentang Hukum Acara Perdata, Pidana, Sistem Peradilan TUN, Kode Etik Advokat, dan hukum peradilan agama, hukum tata Negara serta hal - hal lain mengenai advokasi pembelaan klien.

"Setelah usai peserta mengikuti PKPA ini dan mendapatkan sertifikat PKPA, maka dengan sertifikat PKPA tersebut mereka dapat mengikuti ujian profesi advokat,"terangnya.

Jimmy Ell mengungkap anak - anak Muda Papua miliki animo dan tertarik menjadi seorang advokat.

"Dua tahun ini, kami lihat animo masyarakat sangat antusias ikuti pendidikan khusus Profesi Advokat. Hanya syaratnya, mereka yang menjadi advokat wajib berlatarbelakang pendidikan hukum. Kami buka kesempatan seluas - luas kepada setiap anak bangsa untuk mengikuti PKPA ini,"kata Sekretaris DPC Peradi Manokwari ini.

Lebih lanjut, Jimmy meminta para peserta untuk sungguh - sungguh mengikuti Pendidikan khusus Profesi Advokat yang akan berlangsung selama satu pekan ini.
"Saya harap para peserta sungguh - sungguh mengikuti profesi ini sebab inilah awal mula dan tolak ukur bagi seseorang untuk menjadi menjadi advokat handal di hari esok,"harapnya.

Ronald Mambieuw, salah Peserta Pendidikan khusus Advokat memberikan apresiasi kepada Peradi dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum  Manokwari yang telah memberikan kesempatan untuk anak - anak Papua mengikuti pendidikan khusus Advokat.

Kami lihat PKPA ini sangat luar biasa sabab akan mencetak Sumber Daya Manusia Papua yang handal di bidang Hukum dan Advokat. Hal ini juga menjawab kebutuhan penyelesaian berbagai persoalan hukum di Tanah Papua, di Provinsi Papua Barat.

Kami lihat PKPA ini sangat membantu memberikan pengetahuan hukum tetapi juga memberikan kesempatan kepada kita untuk  belajar menjadi advokat - advokat muda untuk membantu masyarakat menyelesaikan persoalannya hukum di Tanah Papua dan Indonesia pada umumnya.


Berita Terkait