Bupati Hermus Resmikan Kafe Ko Pikir Sendiri Di Sowi Gunung, Tempatnya Aman dan Vieuwnya Menarik

Oleh Redaksi

04 September 2022 12:12 1595 VIew

''Bupati Manokwari, Hermus Indou, Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan, dan Ketua KKSS Hj.Nurjaya saat meresmikan Kafe Kopikir Sendiri di Sowi Gunung, Sabtu (3/9/2022)''

Manokwari, arfaknews -  Secara resmi Bupati Manokwari bersama Kepala Suku Besar Arfak Dominggus Mandacan dan Ketua KKSS Provinsi Papua Barat, Hj. Nurjaya  meresmikan Kafe "Ko Pikir Sendiri" di Perumahan elit Residence Pulau Biru Sowi Gunung Manokwari, Sabtu (3/9/2022).

Bupati Manokwari, Hermus Indou memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah. 

"Pemerintah Kabupaten Manokwari dan masyarakat Manokwari memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang telah memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah. Atas nama Pemerintah Kabupaten Manokwari, kami berikan apresiasi kepada Bapak Hj. Nurjaya dan Keluarga yang telah investasikan sesuatu di Manokwari dengan mendirikan salah satu lagi usaha Kafe Kopikir sendiri bagi masyarakat Manokwari,"kata Bupati Hermus saat grand Opening Kafe Ko Pikir Sendiri pada Sabtu Malam (3/9/2022).

Hermus mengakui Hj.Nurjaya merupakan anak Manokwari yang juga memiliki tanggungjawab untuk membangun Daerah Manokwari menjadi kota yang berkembang dan maju.

"Keluarga Nurjaya ini orang lama di Manokwari. Mereka lahir besar di Manokwari, maka sebagai anak Manokwari, Bapak Hj dan keluarga juga memiliki tanggungjawab untuk membangun Kabupaten Manokwari menjadi kota yang maju dan berkembang,"tuturnya.

Hermus menambahkan Hj. Nurjaya dan Warga KKSS sudah lama di Manokwari dan selama ini telah membantu pemerintah Kabupaten Manokwari, baik dari periode Dominggus Mandacan menjadi Bupati Manokwari hingga saat ini dirinya sebagai Bupati Manokwari. Warga KKSS telah berkontribusi dengan menghadirkan berbagai  usaha di Kabupaten Manokwari. 

Selanjutnya, Hermus mengungkap Pemerintah miliki Slogan Manokwari untuk semua dan semua untuk Manokwari. Slogan ini, kata Hermus menjadi pesan kepada seluruh elemen bahwa tanggung pembangunan satu pihak  melainkan tanggung jawab pemerintah, pengusaha dan masyarakat.

"Kita harap tiga elemen ini, baik pemerintah, pihak swasta dan masyarakat, semua memiliki tanggungjawab untuk membangun Kabupaten Manokwari yang  lebih maju dan modern. Kalau ditempat lain, adanya pembangunan hotel, restoran dan kafe - kafe modern maka di Manokwari juga harus dibangun agar menarik para tamu baik wisatawan untuk berkunjung ke Manokwari dan akan berdampak langsung terhadap fiskal dan moneter di daerah," tukas Hermus.

Karena itu, menurutnya Kafe "Kopikir sendiri" yang didirikan Hj. Nurjaya juga memiliki nilai ekonomis bagi kabupaten Manokwari. 
"Sekecil apapun usaha yang didirikan kita berikan apresiasi. Saya lihat usaha - usaha kecil begini menjadi contoh yang memotivasi masyarakat Kabupaten Manokwari untuk bisa melakukan hal - hal yang sama. Kita bangun ekonomi kota ini untuk kesejahteraan masyarakat dan kesejahteraan semua orang,"tukasnya.

"Kita doakan semoga usaha ini terus berkembang mengisi pembangunan di daerah,"pinta Hermus.

ketua KKSS yang juga merupakan  pemilik Kafe Kopikir Sendiri, Hj. Nurjaya mengakui usaha mendirikan Kafe  karena tertarik dengan pemandangan panorama Kota Manokwari yang tak kalah jauh dengan tempat - tempat lain di Indonesia.

Saya terinspirasi ketika berada di Kota - kota besar. Mereka bangun kafe - kafe bukan saja menyajikan berbagai variasi menu kopi tetapi mereka juga menjual view sebagai daya tarik Kafe. Soal rasa itu urusan kedua, tetapi view yang dijual,"tutur Nurjaya.

Di kafe Kopikir Sendiri yang berlokasi di Sowi Gunung juga menawarkan berbagai variasi rasa menu Kofi. Di samping itu, para para tamu dapat menikmati pemandangan Indah kota Manokwari dari puncak Sowi Gunung. 
"Kita kembangkan sedikit demi sedikit, kita berharap banyak orang yang suka Kafe ini,"imbuhnya.

Hj. Nurjaya juga mengungkap alasan diberikan nama  "Ko Pikir Sendiri". Saya sengaja pakai logat Papua untuk memberikan kesan Ko atau kamu dan Pikir atau berfikir sendiri.  Dalam intonasi lainya juga kedengaran Kopi yang merujuk kepada sajian Menu Kopi di Kafe dan berfikir sendiri. 

Saya sengaja mengangkat kitong punya logat - logat yang kita pakai dari kecil di Papua seperti istilah Ko Pi atau Ko Pikir Sendiri dalam usaha Kafe. Intinya dengan usaha Kafe ini, kita hadir untuk menambah daftar usaha Kafe bagi masyarakat Manokwari yang mencari sensasi hiburan yang tidak kala Jauh dengan kafe - kafe lain di luar. 

Saya mengajak semua anak - anak Muda dan pengusaha kafe untuk kita sama - sama berusaha. Jangan berfikir bahwa hadirnya kafe ini akan mengurangi rejeki dari teman - teman usaha Kafe yang lain. Kita berharap usaha - usaha Kafe terus bertumbuh mengisi  pembangunan di Kabupaten Manokwari,"tandasnya.

Turut hadir dalam acara Grand Opening Kafe Kopikir Sendiri, Kasat Lantas Polres Manokwari, Kabid Humas Polda Papua Barat, Karo SDM Polda Papua Barat, Kapolres Pegunungan Arfak, Bupati Manokwari Hermus Indou, Irwasda Polda Papua Barat dan Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan, serta turut hadir Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan dan Tamu Undangan.


Berita Terkait